Wednesday, November 18, 2009

Bersepeda


Bersepeda merupakan kegiatan yang sangat mengasyikan. Selain dapat menyenangkan hati dan pikiran kegiatan bersepeda dapat menyehatkan badan. Orang pada jaman dahulu menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sehari-hari. Tetapi seiring berjalannya waktu, sepeda tergantikan dengan kendaraan bermotor. Hal ini disebabkan oleh kendaraan bermotor yang sangat praktis dan mudah digunakan. Padahal bersepeda lebih banyak memiliki banyak manfaat khususnya dalam menyangkut kesehatan.



PERBANDINGAN SEPEDA DAN KENDARAAN BERMOTOR
Kendaraan bermotor memang sudah menjadi kendaraan umum sehari-hari masyarakat di Indonesia. Padahal kendaraan bermotor hanya memiliki sedikit kelebihan daripada sepeda.

Kendaraan Bermotor
Menurut pandangan umum kendaraan bermotor merupakan kendaraan yang sangat efisien dan praktis untuk digunakan.Cepat dan nyaman untuk digunakan. Padahal kalau dilihat dari keseluruhan kendaraan bermotor jauh lebih tidak efisien dan tidak praktis. Kendaraan bermotor umumnya mahal dan untuk merawatnya dibutuhkan banyak biaya. Apalagi kalau ada kerusakan di dalam bagian mesin, bisa-bisa biaya yang dikeluarkan bisa lebih mahal daripada harga kendaraan motor tersebut. Polusi yang ditimbulkan bisa merusak lingkungan sekitar dan meracuni paru-paru manusia. Seringkali kendaraan bermotor suara yang dikeluarkan sangat bising dan mengganggu pendengaran.

Sepeda
Keuntungan menggunakan sepeda sangat banyak.Keuntungannya dapat dilihat dari segi kesehatan dan biaya. Harga untuk satu buah sepeda pada umumnya tidaklah mahal. Kita mungkin bisa menukarkan sebuah mobil dengan 50 buah sepeda. Untuk perawatanya kita bisa melakukannya sendiri tanpa harus datang ke bengkel untuk mengganti rantai yang putus. Dari mencuci sampai memasang ban sepeda dapat dilakukan hanya dengan waktu 1-2 jam saja. Coba saja bayangkan apabila anda memiliki kendaraan bermotor dan anda harus mencuci, mengganti oli, memperbaiki mesin, memasang ban, dan lain-lain. Berapa jam yang anda harus habiskan untuk mengurus satu buah kendaraan bermotor? Mungkin anda tidak akan bisa tidur untuk mengurus itu semua. Sedangkan sepeda hanya memerlukan sedikit perawatan dan sedikit biaya. Biaya yang dikeluarkan pun mungkin hanya dikeluarkan saat sepeda mengalami kerusakan. Sepeda adalah kendaraan yang ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan polusi sehingga lingkungan tidak akan rusak.
Apabila kita menggunakan sepeda untuk kegiatan rutin kita sehari-hari(sekolah, kerja, jalan-jalan, dll) dengan sendirinya tingkat kesegaran jasmani akan meningkat. Kinerja jantung akan terus terjaga sehingga kondisi badan akan tetap stabil. Otot kaki dan pinggul akan terus terlatih sehingga lemak tidak menumpuk dan otot semakin kuat. Bandingkan orang yang kesehariannya menggunakan kendaraan bermotor dengan orang yang kesehariannya menggunakan sepeda. Dari postur tubuh dan keseimbangannya akan terlihat jelas bahwa orang yang dalam kesehariannya menggunakan sepeda terlihat lebih sehat.

Sebenarnya kedua alat transportasi ini sangatlah dibutuhkan dalam masyarakat. Hanya saja penggunaanya kurang diperhatikan. Di jalanan kendaraan bermotor sangat banyak jumlahnya sehingga orang-orang malas untuk menggunakan alat yang tradisional tetapi menyehatkan. Terlebih lagi sekarang jumlah kendaraan bermotor sudah sampai bisa mengeluarkan polusi yang bisa menyebabkan terjadinya pemanasan global. Coba saja dihitung berapa banyak polusi yang bisa dikeluarkan dari jumlah seluruh kendaraan bermotor yang ada di seluruh dunia? Tidak menganehkan apabila pemanasan global bisa terjadi di seluruh muka bumi dan bisa mengakibatkan musnahnya populasi manusia.

Monday, January 12, 2009

Desert Eagle



The Desert Eagle was originally designed by Bernard C. White of Magnum Research, who filed a patent on a mechanism for a gas-actuated pistol in January 1983.[5] This established the basic layout of the Desert Eagle. The Desert Eagle was originally designed as a revolver, but was later rethought into a semi-automatic pistol. A second patent was filed in December 1985, after the basic design had been refined by IMI for production, and this is the form that went into production.[2]

The Desert Eagle uses a gas-operated mechanism normally found in rifles, as opposed to the short recoil or blow-back designs most commonly seen in semi-automatic pistols. Unlike most pistols, the barrel does not move during firing. When a round is fired, gases are ported out through a small hole in the barrel near the breech. These travel forward through a small tube under the barrel, to a cylinder near the front of the barrel. The separate bolt carrier/slide has a small piston on the front that fits into this cylinder; when the gases reach the cylinder they push the piston rearward. The bolt carrier rides rearward on two rails on either side of the barrel, operating the mechanism. Its rotating bolt strongly resembles that of the M16 series of rifles, while the fixed gas cylinder/moving piston resemble those of the Ruger Mini-14 carbine (the original patent used a captive piston similar to the M14 rifle).

The advantage of the gas-operation is that it allows the use of far more powerful cartridges than traditional semi-automatic pistol designs, and it allows the Desert Eagle to compete in an area that had previously been dominated by magnum revolvers. Downsides of the gas operated mechanism are the large size of the Desert Eagle, and the fact that it discourages the use of unjacketed lead bullets, as lead particles sheared off during firing could clog the gas release tap, preventing proper function.
From : http://en.wikipedia.org/wiki/Desert_Eagle